Home News Polsek Curug Amankan Sembilan Pemuda Diduga Perang Sarung dan Tawuran

Polsek Curug Amankan Sembilan Pemuda Diduga Perang Sarung dan Tawuran

19
0
SHARE
Polsek Curug Amankan Sembilan Pemuda Diduga Perang Sarung dan Tawuran

Kabupaten Tangerang - Sebanyak sembilan pemuda diamankan polisi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (22/2/2026) dini hari. Mereka diduga terlibat bentrokan antarkelompok menggunakan senjata tajam.

Peristiwa terjadi di Jalan Pemda, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Selain tawuran, kelompok lain diduga melakukan perang sarung.

Aksi tersebut meresahkan warga sekitar lokasi kejadian. Warga mendengar ledakan petasan dan teriakan keras dari para pelaku. Merasa khawatir, warga melaporkan kejadian itu ke polisi.

Kapolsek Curug, AKP Tampubolon, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Petugas melakukan patroli sejak Sabtu malam untuk mencegah gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Ia menjelaskan patroli melibatkan personel Polsek, Senkom, dan Pokdar Kamtibmas. “Patroli cipta kondisi menyasar tawuran, balap liar, dan kejahatan 3C,” katanya."

Sekitar pukul 01.35 WIB, petugas mengamankan tiga pemuda di Desa Curug Wetan. Mereka diduga hendak terlibat aksi tawuran.

Ketiganya didata dan diberikan pembinaan di lokasi. “Kami berikan imbauan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Tak lama kemudian, polisi menerima laporan perang sarung di Jalan Raya Diklat Pemda. Petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penertiban.

Namun, para pelaku telah membubarkan diri sebelum polisi tiba. Sebagian diduga melarikan diri setelah mendapat teguran warga.

Sekitar pukul 02.30 WIB, polisi kembali menerima laporan aksi balap lari. Kegiatan itu berlangsung di Jalan Raya Sukabakti Binong.

Enam pemuda berhasil diamankan dalam kegiatan tersebut. Mereka diberikan pembinaan sebagai langkah pencegahan.

Sebagai pendekatan humanis, petugas mengajak para pemuda makan sahur bersama. Langkah itu dilakukan untuk membangun komunikasi persuasif.

AKP Tampubolon mengimbau remaja tidak terlibat tawuran maupun balap liar.

“Kami mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.

(Widarso)